Minggu, 12 Desember 2010

Cara Mudah Memperbaiki CDROM, CDRW, DVD, DVDRW dan Floppy Disk

Kerusakan Pada CDROM/ RW, DVDROM/ RW : Tidak terdeteksi

  • Periksa kabel power (kalau longgar kencangkan).
  • Periksa kabel data apakah pemasangannya sudah benar? Jangan lupa kabel dengan ujungyang berwarna merah, periksa kabel data biasanya ada yang putus. Untuk lebih yakin gunakan kabel data yang baru.
  • Periksa Jumper, kalau hardisk di posisi master maka CDROM harus diposisi slave (lihat jumpernya)
  • Periksa seting BIOS (Standard Serup) apakah Primary dan secondary semua diset Auto
  • Periksa lampu led-nya apakah nyala, dan tekan eject apakah berfungsi, kalau tidak berfungsi berarti kerusakan ada di board kontroler CD/DVD
  • Anda bisa membongkarnnya dan coba anda periksa apakah ada solderan yang lepas atau
  • retak, coba anda solder kembali.
Kerusakan Pada CDROM/ RW, DVDROM/ RW : Tidak Bisa Baca CD, Bisa
Baca Tapi Pilih-Pilih CD (Hanya CD yang Original / yang Masih Bagus
yang Bisa Dibaca)
• Kerusakan pada Optiknya: kotor atau sudah lemah. Cara mengatasinya: bongkar
cd/dvdrom, lepaskan semua bautnya, lepas semua penutup/ casing-nya.
Coba anda perhatikan gambar optic set, di mana terdapat satu komponen yang disebut
trimpot, berbentuk bulat kecil dengan 3 kaki, dan dibagian tengahnya ada pengaturan / trim
untuk kepala obeng, ada yang berbentu plus atau min
• Terlebih dahulu coba anda bersihkan kepala optic dengan cottonbud (korek kuping) secara
perlahan dan hati-hati. Jangan sampai serat kabel yang menghubungkan antara kepala optic
dengan rangkaiannya putus.
• Jika CD/DVDROM/R/W ada masalah dalam pembacaan disk, apakah tidak bisa baca, kadang
baca, pilih-pilih CD, tidak bisa burn/ membakar/ menulis (write) disk, maka kerusakan
terletak pada optiknya. Sebelumnya dalam keadaan penutup/ cover terbuka, coba anda
hubungkan powernya dan anda lihat. Awas!!! Jangan terlalu dekat karena cahaya yang
dikeluarkan optic mengandung radiasi, anda cukup perhatikan dari jauh, apakah optiknya
mengeluarkan cahaya atau tidak?
• Kalau masih mengeluarkan cahaya meskipun redup/ lemah, biasanya masih bisa di trim/
setting, anda tinggal men-trim/ setting dengan cara memutar trimpot tadi dengan obeng
kecil sesuai dengan lubangnya apakah min atau plus, secara perlahan dan hati-hati searah jarum jam. Dalam melakukan penge-trim-an/ setting, jangan terlalu banyak memutarnya.
Coba anda putar/ trim sedikit saja, setelah itu komputer anda matikan, dan pasangkan kabel
data ke CD/DVD, kemudian anda nyalakan lagi
• Cobalah lakukan pengetesan, apakah proses baca/ tulisnya normal? Kalau masih belum
normal, coba anda ulangi langkah diatas, putar sedikit lagi. Dan anda coba lagi.
Kerusakan Pada Floppy Disk : Tidak Terdeteksi/ Lampu Led Nyala
Terus/ Flopyy Disk Error
Periksa kabel data, ada kemungkinan kabel data terbalik masang, catatan : kabel dengan ujung berwarna
merah adalah yang harus dipasang pada pin pertama.
Coba anda restart lagi, biasanya kalau sudah terdeteksi, pesan error “floppy disk error” tidak akan muncul
dan lampu akan menyala sesaat diikuti oleh gerakan dan suara dari floppy disk Kerusakan Pada Floppy Disk : Tidak Bisa Baca/ Tulis pada Disket
• Coba anda cek dulu apakah disketnya bagus?
• Lepaskan penutup/ cover floppy
• Bersihkan dengan sangat hati-hati menggunakan kuas
• Lihat kepala head atas dan bawah, apakah ada kotoran menempel, jika ada bersihkan
menggunakan cottonbud (korek kuping) yang telah dibasahi oleh alcohol, kemudian coba
anda bersihkan kotoran yang menempel di kepala head atas dan bawah. (dalam pengerjaan
anda harus ekstra hati-hati, karena kalau tidak kedua head tersebut akan rusak).
• Kalau masih tidak bisa baca/ tulis coba anda longgarkan kedua baut head, kemudian anda
atur head apakah ke depan-belakang atau ke pinggir sambil mengaktifkan floppy disknya
supaya bisa baca disket.

Rabu, 20 Oktober 2010

Kaspersky Internet Security 2010



Kaspersky®
Internet Security 2010
Complete PC Protection


Kaspersky Internet Security 2010 secara otomatis melindungi Anda dan keluarga Anda sepanjang waktu - apakah Anda bekerja, bank, toko atau bermain online.
Kaspersky Internet Security 2010 memiliki semua yang anda butuhkan untuk yang aman dan aman pengalaman internet.
Semua fitur dan teknologi Kaspersky Anti-Virus 2010 yaitu termasuk dalam produk ini.







Bagi yang mau mencoba silahkan 

aktivasi Key 

jangan lupa es cendolnya........


Kamis, 14 Oktober 2010

Jenis Virus Komputer


\_   _____/\_   ___ \ /   |   \\_____  \  
  |    __)_ /    \  \//    ~    \/   |   \ 
  |        \\     \___\    Y    /    |    \
 /_______  / \______  /\___|_  /\_______  /
         \/         \/       \/         \/ 


         .OR.ID
ECHO-ZINE RELEASE
       04

Author: y3dips || y3dips@echo.or.id || y3d1ps@telkom.net
Online @ www.echo.or.id :: http://ezine.echo.or.id

== VIRUS Komputer  ==


PENGANTAR
   
Saat Ini, pastilah kita semua selaku konsumen/pengguna jasa komputer dan 
jaringan ( internet ) sudah sangat sering mendengar istilah ‘virus’ yang 
terkadang meresahkan kita. Tulisan ini akan mengupas lebih jauh mengenai 
virus, yang nantinya diharapkan dapat membuat  kita  semua  mengerti dan
memahami tentang virus.

A.ASAL MUASAL VIRUS

1949, John Von Neuman, menggungkapkan   " teori self altering automata " 
yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika.

1960, lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T)  mencoba-coba  teori 
yang diungkapkan oleh john v neuman, mereka bermain-main   dengan  teori 
tersebut untuk suatu jenis permainan/game. Para  ahli  tersebut  membuat  
program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat  menghancurkan program 
buatan lawan.Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program 
lain,   maka akan dianggap sebagai   pemenangnya. Permainan ini akhirnya  
menjadi permainan   favorit ditiap-tiap lab komputer.semakin lama mereka 
pun sadar dan mulai mewaspadai permainan ini dikarenakan   program  yang 
diciptakan makin lama    makin    berbahaya,  sehingga  mereka melakukan 
pengawasan dan pengamanan yang ketat.

1980,  program tersebut  yang  akhirnya  dikenal dengan nama "virus" ini 
berhasil menyebar diluar lingkungan  laboratorium, dan mulai beredar  di 
dunia cyber.

1980, mulailah dikenal virus-virus yang menyebar di dunia cyber.

B.PENGERTIAN VIRUS

" A program that can infect other  programs by modifying them to  include 
a slighty altered copy of itself.A virus  can spread throughout a computer 
system or network using the authorization   of every   user using it to 
infect their programs. Every  programs that gets infected can also act as 
a virus that infection grows “ 
( Fred Cohen )

Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di 
Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa 
persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran(biological viruses).

Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa.Tetapi 
memiliki perbedaan yang mendasar dengan   program-program   lainnya,yaitu 
virus   dibuat   untuk  menulari  program-program  lainnya,     mengubah, 
memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu  dicatat  disini, 
virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program  yang telah   
terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan "worm". Tulisan 
ini tidak akan bahas worm karena  nanti  akan   mengalihkan   kita   dari 
pembahasan mengenai virus ini.

C.KRITERIA VIRUS

Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar  benar 
virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :

   1. Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
   2. Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
   3. Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
   4. Kemampuannya melakukan manipulasi 
   5. Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.

Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap
-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.

1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam 
suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa 
saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua 
file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan 
mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/
data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa 
ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi 
atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan 
pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila 
komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program 
bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .

2.Kemampuan memeriksa suat program

Suatu virus juga harus bias untuk  memeriksa  suatu  program  yang akan 
ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia 
harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum, 
karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2  kali. Ini sangat 
berguna untuk meningkatkan kemampuan  suatu virus dalam hal  kecepatan 
menginfeksi suatu file/program.Yang  umum dilakukan oleh virus  adalah 
memiliki/ memberi   tanda  pada  file/program  yang  telah   terinfeksi 
sehingga  mudah untuk dikenali  oleh  virus tersebut . Contoh penandaan 
adalah misalnya memberikan suatu byte  yang    unik  disetiap file yang 
telah terinfeksi.

3.Kemampuan untuk menggandakan diri

Kalo ini emang virus "bang-get", maksudnya tanpa ini tak adalah virus. 
Inti dari  virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari 
program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon   korbannya 
(baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya, 
jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari 
dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/   file tersebut,dan 
seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program 
yang diinfeksi.   Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk 
menulari/ menggandakan dirinya adalah:

a.File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian 
diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus 
tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
b.Program virus yang sudah di   eksekusi/load ke memori  akan langsung 
menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program 
yang ada.

4.Kemampuan mengadakan manipulasi

Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan  dijalankan setelah virus 
menulari   suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat  beragam 
mulai dari yang teringan  sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan  
untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya!  Rutin ini 
memanfaatkan kemampuan dari  suatu  sistem operasi (Operating System) , 
sehingga  memiliki   kemampuan   yang sama dengan  yang dimiliki sistem 
operasi. misal: 

a.Membuat gambar atau pesan pada monitor
b.Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari 
  drive di pc
c.Memanipulasi program/file yang ditulari
d.Merusak program/file
e.Mengacaukan kerja printer , dsb

5.Kemampuan Menyembunyikan diri

Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua 
pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.
langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:

-Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan  
 program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
-Program virus diletakkan pada Boot Record  atau   track yang jarang 
 diperhatikan oleh komputer itu sendiri
-Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak 
 berubah  ukurannya
-Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file
-dll


D.SIKLUS HIDUP VIRUS

Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:

o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi 
tertentu, semisal:tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya 
program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini

o Propagation phase ( Fase Penyebaran )
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau 
ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap 
program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut 
(tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)

o Trigerring phase ( Fase Aktif )
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa 
kondisi seperti pada Dormant phase 

o Execution phase ( Fase Eksekusi )
Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. 
Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb


E.JENIS – JENIS VIRUS

Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, Aku akan coba  
memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran 
di dunia cyber.

1.Virus Makro
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis 
dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa 
pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila 
aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada 
komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada 
komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:

-variant W97M, misal W97M.Panther 
 panjang 1234 bytes,
 akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW 
 panjang 41984 bytes, 
 akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya 
 berekstensi *.DOT dan *.DOC
-dll

2.Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakan 
dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program 
booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori 
dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar
(ex::monitor, printer dsb)  dan dari memori ini pula virus akan menyebar 
eseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain 
selain drive c).
contoh virus :

-varian virus wyx 
 ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ; 
 panjang :520 bytes;   
 karakteristik :   memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign : 
 menginfeksi : Master boot record ;  
 panjang 520 bytes; 
 karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june   4th/ bloody!:    
 menginfeksi :  Master boot  record dan floopy; 
 panjang  520 bytes;    
 karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan 
 pesan"Bloody!june 4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali

3.Stealth Virus 
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal  
dengan "Interrupt interceptor"  .   virus ini berkemampuan untuk mengendalikan 
instruksi instruksi level DOS dan  biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya 
baik secara penuh ataupun ukurannya .
contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,    
 menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;    
 panjang 4298 bytes; 
 karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun  karena  masuk kategri stealth 
 dimasukkan pula disini),   menginfeksi floopy an motherboot record;   
 panjang 520 bytes;
 menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s): 
 menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;  
 panjang fie 3275 bytes; 
 karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll

4.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh  program antivirus,artinya virus ini selalu 
berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah 
strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.

contoh virus:

-Necropolis A/B,   
 menginfeksi file *.EXE dan *.COM;  
 panjang  file 1963  bytes; 
 karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan 
 dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,   
 menginfeksi file *.EXE;   
 panjang file 4554 bytes;  
 karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, 
 terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll


5.Virus File/Program   
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, 
baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi 
dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.


6.Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya
pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-
file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.



F.BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS

Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar,virus 
computer dapat menyebar keberbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai 
cara, diantaranya:

1.Disket, media storage R/W 
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk 
dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. 
Media yang bias melakukan operasi R/W (read dan Write) sangat memungkinkan untuk 
ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.

2.Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu 
virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file/program 
yang mengandung virus.

3.WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja di tanamkan suatu ‘virus’ yang akan 
menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.

4.Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
Banyak sekali virus yang sengaja di tanamkan dalam suatu program yang di 
sebarluaskan baik secara gratis, atau trial version yang tentunya sudah 
tertanam virus didalamnya.

5.Attachment pada Email, transferring file
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment 
dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk 
berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan 
seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.


G.PENANGULANGANNYA

1.Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :
o Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tdak 
  perduli appun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protect
o Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan, 
  mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda 
  bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
o Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan 
  Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming, dsb

2.Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi

o Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket, 
  jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda 
  mengisolasi computer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable 
  dari control panel)
o Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda,
  dengan cara:
  - Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
  - Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan 
    berarti vius definition di computer anda tidak memiliki data virus ini, 
    cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk 
    anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya 
    maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus 
    updatean terbaru.
o Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan 
  segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs
  -situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus 
  update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
o Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat 
  ulang komputer anda .

PENUTUP

Semoga pembahasan mengenai Virus ini dapat memberikan manfaat khususnya 
bagi penulis yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan 
ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik 
dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi. 

 REFERENSI

 1.[ Stallings, William ],“CRYPTOGRAPHY AND NETWORK SECURITY,principle 
     and practice: second edition ” ,Prentice-Hall,Inc., New Jersey ,1999
 2.[ Salim, IR.Hartojo ],“Virus Komputer, teknik pembuatan & langkah-
     langkah penaggulangannya ,Andi OFFSET,Yogyakarta , 1989.
 3.[ Amperiyanto, Tri ],“Bermain-main dengan Virus Macro”,Elex Media 
      Komputindo, Jakarta,2002
 4.[ Jayakumar ], “ Viruspaperw.pdf ”, EBOOK version 
 5.[ y3dips ],“pernak pernik Virus”,http://ezine.echo.or.id,Jakarta,2003
 6.“ Virus Definition dari salah satu Antivirus ”




*greetz to: 
 [echostaff a.k.a moby, the_day, comex ,z3r0byt3 ,netrat] && puji*
        anak anak newbie_hacker,$peci@l temen2 seperjuangan 
 
 kirimkan kritik && saran ke y3dips[at]echo.or.id
3 comments ]
Tahun 2009 belum abis, tapi sudah banyak software antivirus 2010. Toptenreviews.com pun dengan rajinnya melakukan benchmarking tiap - tiap produk dan mengklasifikasikannya ke dalam peringkat. Berikut peringkatnya:

Peringkat 1 : BitDefender Antivirus (www.bitdefender.com)star

Peringkat 2 : Kaspersky Anti-Virus (www.kaspersky.com)peace

Peringkat 3 : Webroot Antivirus with Spysweeper (www.webroot.com)

Peringkat 4 : ESET Nod32 (www.eset.com)

Peringkat 5 : F-Secure Anti-Virus (www.f-secure.com)

Peringkat 6 : AVG Anti-Virus (www.avg.com)

Peringkat 7 : McAfee VirusScan (www.mcafee.com)

Peringkat 8 : G DATA Antivirus (www.gdatasoftware.com)

Peringkat 9 : Norton AntiVirus (www.symantec.com)

Peringkat 10: Trend Micro (www.trendmicro.com)

Untuk lebih lengkapnya, silahkan kunjungi www.toptenreviews.com

Konfigurasi Wireless di Mikrotik sbg Router & Wds

I. PENDAHULUAN

a. Topologi Wireless sebagai Router

b. Topologi Wireless sebagai WDS


Teknologi Wireless LAN menjadi sangat popular saat ini di banyak aplikasi. Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan, difraksi, Line of Sight dan Obstructed LOS. Ini berarti sinyal radio tiba di penerima melalui banyak jalur (Multipath), dimana tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang erbeda-beda.

Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN di desain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.


II. ALAT

1. 2 Antenna grid yang masing-masing sudah tersambung ke router board mikrotik menggunakan kabel coaxial

2. Ligthning Protector

3. Ligthning protector Arrester

4. Power Over Ethernet

5. Mounting

6. AC adaptor

7. RJ45 Injector

8. Kabel UTP

III. TOPOLOGI

a. Topologi Wireless sebagai Router



b. Topologi Wireless sebagai WDS




IV. LANGKAH KONFIGURASI & PENGUJIAN

a.Konfigurasi Wireless Sebagai Router

a) Konfigurasi AP

1. Beri ip address pada interface wlan 1 seperti gambar di bawah ini.

IP Address = 10.1.3.1/24

Interface = wlan1



1. Begitu juga pada interface ether1. IP Address = 10.2.200.8/24 Interface = ether1



1. Setelah selesai mengatur ip maka langkah selanjutnya adalah kita masuk ke table wireless lalu enabelkan wlan1 pada tab interface.
2. Kemudian setting Mode = ap bridge, SSID = Mikrotik, Frequensi = 5180 pada tab wireless di Interface , seperti gambar dibawah ini.



1. Kemudian buat routing agar dapat terkoneksi ke stasion, seperti gambar dibawah ini.



Untuk melihatnya ketikan perintah print pada ip route, seperti gambar dibawah ini.



b) Konfigurasi Stasion

1. Sama halnya seperti pada AP, beri ip pada interface ether1 dan wlan1 seperti gambar dibawah ini.

- IP Address = 10.1.3.2/24 interface = wlan1



- IP Address = 10.1.200.1/24 interface = ether1



2. Setelah selesai mengatur ip maka langkah selanjutnya adalah kita masuk ke table wireless lalu enabelkan wlan1 pada tab interface.

3. Kemudian setting Mode = stasion, SSID = Mikrotik, Frequensi = 5180 pada tab wireless di Interface , (SSID dan frekuensi harus sama dengan AP) seperti gambar dibawah ini.



4. Buat routing dari stasion seperti gambar dibawah ini.



5. Lakukan perintah print pada ip route untuk melihat tampilannya.



c) Pengujian

1. Pengujian dapat dilakukan dengan cara uji koneksi dengan perintah ping dari router AP ke station atau dari stasion ke AP



Ping dari AP ke PC client Stasion

Ping dari pc client AP ke pc client Sta




Ping dari Stasion ke AP & pc client AP

Ping dari pc client stasion ke AP & pc client AP pc client AP








b.Konfigurasi Wireless Sebagai WDS

a) Konfigurasi AP

1. Sebelumnya, buat interface bridge untuk bridging dari masing-masing wireless.(AP dan Stasion-WDS).lihat gambar dibawah ini.



Setting bridge seperti gambar dibawah ini.



1. Berikan ip address pada masing-masing interface bridge1 dan ether1.

- IP Address = 10.1.3.1/24 Interface = bridge1



IP Address = 10.1.200.8/24 Interface = ether1



1. Masuk ke tab Bridge Port,kemudian atur interfacenya untuk bridging, seperti gambar dibawah ini.

Bridge Port wlan1

Bridge Port ether1






1. Kemudian setting wireless pada interface wlan1, setting Mode sebagai ap-bridge, SSID = Mikrotik, frekuensi = 5180.lihat gambar dibawah!



b) Konfigurasi Stasion-WDS

1. Buat interface bridge1



2. Berikan ip address pada masing-masing interface.

- IP Address = 10.1.3.2/24 Interface = bridge1



- IP Address = 10.1.200.10/24 Interface = ether1



3. Masuk ke tab Bridge Port,kemudian atur interfacenya untuk bridging, seperti gambar dibawah ini.

Bridge Port wlan1

Bridge Port ether1





4. Setting wireless pada interface wlan1, setting mode sebagai stasion-wds, SSID dan frekuensi disamakan dengan konfigurasi AP.Lihat gambar dibawah ini.



5. Kemudian setting WDS-nya.



6. Setting mode WDS-nya = dynamic.

7. Setelah itu masuk ke interface wds kemudian atur master interfacenya sebagai wlan1.



WDS Mode

Interface WDS



8. Konfigurasi Stasion selesai.


c) Pengujian

1. Pengujian bisa dilakukan dengan menggunakan perintah tracert dari client AP dan begitupun sebaliknya.

Test dari client stasion ke client AP

Test dari client AP ke client Stasion 





V. KESIMPULAN

Pada saat sekarang router banyak digunakan karena cara kerja yang lebih efisien. Dari praktek ini dapat ditarik perbedaan antara wireless sebagai router dan wireless sebagai WDS. Perbedaannya yaitu, kalau yang di fungsikan sebagai router, client dari AP dapat berkomunikasi ke client stasion melalui dua buah wireless yang saling terkoneksi. Sedangkan yang difungsikan sebagai WDS, menggunakan system bridging, jadi seolah-olah client AP dan client Stasion dapat berkomunikasi secara langsung.